Bagaimana cara Indonesia membuat pesawat tempur sendiri

Jumat, 02 Juli 2010

Para hobbyist pertahanan Indonesia banyak yang berdiskusi dengan kemungkinan Indonesia membangun pesawat tempur sendiri. Karena Indonesia dinilai bagus dalam pembuatan pesawat.

Pihak yang berkepentingan di Indonesia sebenarnya telah menjajaki kerjasam dengan pihak asing untuk melakukan studi pembuatan pesawat tempur pertama Indonesia. Baik itu dengan pihak Korea maupun dengan Turki.


Pilihan yang bertebaran di ruang diskusi onlie adalah:

1. Merancang ulang atau rev-eng segala pesawat yang pernah dimiliki Indonesia mulai dari bomber Sovyet Tu-16 sampai pesawat tercanggih yang dimiliki Indonesia sekarang ini seperti Sukhoi dan F-16.

2. Pilihan berikutnya adalah dengan alih teknologi ke China seperti yang dilakukan Pakistan untuk FC-1 atau Mesir dengan K-8

3. Pilihan ketiga, dengan kerjasama dengan Korea atau Turki di atas.

4. Pilihan terakhir, Indonesia sebenarnya harus melakukan ini, karena mana tahu 3 kemungkinan di atas mengalami kegagalan. Walaupun pihak Korea telah meneken kerjasama, bukan tak mungkin perubahan politik di belakang hari bisa mengubah semuanya. Jadi tidak salah kalau Indonesia membuat plan-B demi kemandirian industri dirgantara lokal.

Bagaimana cara merancang pesawat terbaru bila itu dilakukan sendiri??

Dari bacaan di Internet, diketahui beberapa langkah yang bisa dilakukan di antaranya:

1. Dengan membuat atau menciptakan skala model dari pesawat tempur yang telah didesain. Desainnya sendiri bisa dilakukan atau didapat dari sayembara desain terbaik pesawat masa depan Indonesia tentu dengan beberapa karakteristik2 kebutuhan TNI AU.

Contoh skala model adalah seperti ini, yang dibuat SAAB



Lihat beritanya di sini dan di sini



Atau proses perancangn pesawat X-48B oleh NASA lihat di sini

Atau aeromodelling Dassault Petit Duc nbuatan Perancis, klik di sini


Pengerjaan Skala model ini menjadi model juga dapat dilakukan dengan sayembara yang melibatkan SMK dan semua universitas di Indonesia serta klun-klub aeromodeling. Model dengan aerodinamis dan kemampuan terbaik yang akan masuk laboratorium untuk dipelajarai TNI

2. Dengan menciptakan skala yang lebih besar misalnya 1:4 seperti video berikut ini.





Sehingga di dapat kelemahan dan kelebihan yang berikutnya disempurnakan. Pengerjalaan Skala ini terutama melihatkan lab-lab universitas amaupun fakultas penerbangan di seluruh Indonesia. Model yang terbaik disaring dan diteliti kembali. Klik di sini

3. Tahap pembuatan prototype full scale, yang bisa dibuat oleh bengkel-bengkel TNI AU dengan kerjamasa dengan lab-lab teknik di seluruh Indonesia untuk sparepartnya.



4. Produksi massal oleh PT DI atau perusahaan baru.



Ada ribuan laboratorium Universitas Tekni dan SMK di Indonesia, bila per lab memproduksi minimal 10 spare part, bukan tak mungkin produksi massal akan semakin mudah


Good luck Indonesiaku!

Bisakah hal yang sama diterapkan ke bidang lain seperti:






1 komentar:

tomihadia mengatakan...

SEMOGA AJA INDONESIA RAYA KU SEBAGAI
MARKET PABRIK JUALAN PESAWAT TEMPUR DAN
MEMILIKI 50.900 LIMA PULUH RIBU PESAWAT
TEMPUR PERANG DI MILIKI TNI AU SEPERTI
AMERIKA SERIKAT MEMPUNYAI 1000 PESAWAT
TEMPUR SEBAGAI PERTAHANAN UDARA,

Poskan Komentar

Nuclear Indonesia

Car & Auto Industries

Kapal Induk PT PAL

Jet Airliner N 2130

 
 
 

Morotai

Pameungpeuk

Kototabang

 
Copyright © REV-eng